Rabu, 14 Oktober 2009

Survive Berkat One Stop Adventure

Lintas Jeram Nusantara:
Survive Berkat One Stop Adventure
Badai panas El Nino telah memorakporandakan iklim. Puncaknya pada 1997, manakala kemarau berkepanjangan telah membuat tanah kerontang dan debit air sungai menyusut drastis. Bagi PT Arus Jeram Nusantara, yang membidangi jasa pengelolaan paket wisata petualangan terpadu di kawasan aliran sungai Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, kondisi ini sungguh memprihatinkan. Waktu itu, satu-satunya bisnis perusahaan yang lebih dikenal dengan nama dagangnya Arus Liar ini adalah arung jeram (rafting). Namun, mana mungkin berarung jeram di sungai yang airnya cuma sedengkul? "Pada tahun itu kegiatan kami praktis berhenti," kenang Amalia Yunita, Vice President merangkap Direktur Pemasaran. "Tahun itu kami menutup buku dengan catatan kerugian yang cukup besar," lanjutnya.
Pengalaman ini menjadi pelajaran yang sangat penting. "Jika ingin survive, kami tak bisa mengandalkan usaha semata dari kegiatan arung jeram," katanya. Maka, mereka pun menggali potensi lain di sekitar kawasan itu. Mulai dari menyelenggarakan paket trekking ke air terjun, kegiatan reli off-road dengan menggunakan all terrain vehicle, panjat tebing, serta simulasi tempur (paint ball), pelatihan outbound, corporate outing, ed-venture, dan lain-lain. Dari sekadar operator arung jeram, Arus Liar telah bertransformasi menjadi one stop adventure, yang mampu memberikan semua layanan pengalaman petualangan. Bahkan, mereka juga membuka penginapan alami, Nusa Traditional Cottage, yang sangat eksklusif dan menyatu dengan alam -- tanpa peralatan listrik, radio, TV dan ponsel.
"Agar kita bisa benar-benar menyatu dengan alam, melepaskan segala atribut dan kesibukan kota," ujar pecinta alam bertubuh mungil ini. Dengan moto Definitely Not an Everyday Routine, nyatanya peminat terus membludak. Padahal, harga yang dipatok lumayan. Untuk mengikuti Adventure Rafting Trip sepanjang 13 km yang ditempuh dalam tiga jam, Anda harus merogoh kocek Rp 162 ribu/orang, sedangkan Scenic Fun Rafting Trip (4 km dalam satu jam), cukup Rp 92 ribu/orang -- sudah termasuk biaya asuransi dan sertifikat.
Rombongan arung jeram harus booking jauh hari sebelumnya. Bahkan, untuk bisa mendengar gemercik air dan desir daun bambu di penginapan Nusa -- tarifnya Rp 44-92 ribu/orang -- Anda perlu booking dua bulan lebih sebelumnya. Jika tidak ingin repot mengemudikan kendaraan sendiri ke Desa Cigelong di tepi Sungai Citarik, Anda bisa menumpang transportasi yang disediakan dari depan McDonald`s.
Untuk mempercepat pengembangan berbagai layanan ini -- maklum jika dengan modal sendiri cukup besar nilainya, selain juga membutuhkan kompetensi profesional -- Arus Liar menggandeng banyak mitra. Untuk simulasi tempur, misalnya, Arus Liar menggandeng Patriot, yang memang sudah lama bergerak di bisnis ini. Sementara itu, dalam kegiatan off-road dan event petualangan tertentu, dijalin kerjasama dengan Majalah Motor, sehingga sekaligus bisa menikmati publikasi melalui media para penggemar otomotif ini. Dalam melayani permintaan foto dan video dokumentasi kegiatan peserta di lapangan, mereka pun bersanding dengan studio foto. Lagi, guna meningkatkan pangsa pasar dan visibilitas, maka digandeng pula Indonesian Interactive (i2 Indosat) untuk membuka situs e-commerce.
Sadar bahwa produk yang dijual adalah kegiatan berisiko, Arus Liar berusaha mengeliminasi risiko dengan menempatkan prosedur keselamatan sebagai prioritas utama. Semua tahapan dipastikan mengikuti standar baku layanan yang ditetapkan. Tak heran, jika kini Arus Liar memiliki hampir 50 ribu pelanggan, sebagai frequent client dengan catatan prestasi nihil kecelakaan (zero accident). Program pelatihan dan peningkatan layanan tidak hanya diberikan ke para karyawan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sehingga mereka dapat berperan menjadi pemandu para tamu Arus Liar. Hal ini sesuai dengan misi perusahaan: Memberdayakan potensi sumber daya Indonesia umumnya, dan khususnya masyarakat sekitar.
Tak kalah menarik, pengelolaan dan pemberdayaan SDM. Setiap pegawai perusahaan ini, memiliki angka indeks yang dihitung setiap bulan. Besar-kecilnya angka indeks tergantung pada kontribusi si pegawai terhadap kinerja perusahaan -- dan tentunya, memengaruhi pendapatan dan bonus mereka. Dengan demikian, setiap pegawai berlomba memberikan kontribusi terhadap perusahaan. Dengan menerapkan sistem manajemen kinerja itu, Lintas Jeram selain dapat meningkatkan kualitas layanan pelanggan, juga efisiensi, dan menurunkan biaya operasional yang tercermin di laporan laba/rugi yang teraudit. Dengan pembenahan seperti ini, tak heran jika peringkat Lintas Jeram dalam Enterprise 50 melambung jauh, dari peringkat ke-15 pada 2000 menjadi peringkat ke-7 tahun ini.
Lintas Jeram menerapkan pula sistem organisasi yang terstruktur. Setiap pegawai memiliki struktur kompensasi yang jelas. Setiap pegawai juga menjadi anggota Jamsostek. Di samping itu, mereka memiliki jatah pelatihan sekurang-kurangnya satu kali setahun. Setelah pelatihan, setiap pegawai diharuskan meneruskan materi pelatihan ke semua pegawai dalam bentuk presentasi.
Pimpinan perusahaan: H.A.N. Kawilarang (Komisaris Utama), Adjie Massaid (Komisaris), Lody Koruwa (Direktur Utama), Amalia Yunita (Vice President/Manajer Pemasaran). Alamat: Graha Macola Building (lantai dasar), Jl. Abdullah Syafi`ie 5 (dulu Jl. Lapangan Roos Raya), Tebet, Jakarta 12840. Telepon: (021) 8355885-87. Faksimile: (021) 8314834. E-mail: arusliar@indosat.net.id, lintas@indosat.net.id. Website: arusliar.i-2.co.id.

Tidak ada komentar: